Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka pembahasan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Kotamobagu Tahun 2026–2045
Diposting pada : 14 April 2026 / Dilihat : 11
Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka pembahasan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Kotamobagu Tahun 2026–2045, yang dilaksanakan pada Selasa, 14 April 2026, bertempat di Hotel Sheraton Grand Gandaria City, Jakarta Selatan.
 
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Republik Indonesia, Dr. Ir. Suyus Windayana, M.App.Sc. Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan kebijakan penataan ruang daerah dengan kebijakan nasional, serta memastikan perencanaan tata ruang yang berkelanjutan dan berorientasi pada pembangunan jangka panjang.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Wilayah I, Rahma Julianti, S.T., M.Sc., Pejabat Fungsional Utama Ir. Sufrijadi, M.A., serta Pejabat Fungsional Utama Ir. Gabriel Triwibawa, M.Eng., Sc. Dari jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu, hadir Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., Asisten III Setda Moh. Agung Adati, S.T., M.Si., serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
 
Selain itu, kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh Wakil Ketua DPRD Kota Kotamobagu, Jusran Deby Mokolanot, S.Ag., M.Si., Ketua Komisi II DPRD Kota Kotamobagu, Dani Ikbal Mokoginta, S.H., serta perwakilan kementerian/lembaga terkait dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kotamobagu menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu untuk terus mendukung penyusunan revisi RTRW yang adaptif terhadap perkembangan wilayah, serta mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan.
 
Rapat koordinasi lintas sektor ini diharapkan dapat menghasilkan sinkronisasi kebijakan serta masukan konstruktif guna penyempurnaan dokumen RTRW Kota Kotamobagu Tahun 2026–2045, sehingga mampu menjadi pedoman dalam perencanaan pembangunan yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan. (admin)